Beranda » Singapore » 5 Kuliner Khas di Singapore yang Membuat Lidah Bergoyang

Begitu tanya kepada warga lokal di Singapore, makanan apa yang paling khas di Singapore, kebanyakan orang menjawab “Singapore Chili Crab!” Sayangnya makanan laut ini aga sangat mahal, makannya ribet dan tidak semua orang suka pedas. Tapi boleh loh kalau mau mencoba, karena memang bumbunya sangat khas. Nah, selain Singapore Chili Crab tentunya ada banyak lagi makanan lain yang bisa dicoba kalau jalan-jalan ke Singapore. Berikut ini 11 Kuliner Khas Singapore yang kami sudah coba ketika melakukan traveling ke Singapore:

1. Chicken Rice

Sepertinya makanan ini paling banyak ditemukan di seluruh penjuru hawker centre di Singapore. Menunya terlihat sederhana, kebanyakan berupa nasi hainam (nasi yang dimasak menggunakan kaldu ayam) dan untuk toppingnya ada beberapa pilihan. Kebanyakan menggunakan ayam rebus yang dipotong-potong, tapi ada juga yang menggunakan roasted chicken. Kemudian disiram sedikit saus dan disajikan juga dengan sambal, kecap dan cocolan jahe secara terpisah. Salah satu Chicken Rice yang terkenal di Singapore: Tian Tian Chicken Rice di Maxwell Food Centre di area Chinatown.

2. Laksa

Laksa memang tersebar di Asia Tenggara khususnya di Malaysia, Singapore dan Indonesia. Tapi tiap daerah ada perbedaan keunikannya masing-masing. Di Singapore ini yang terkenal adalah Laksa Katong yang katanya ini merupakan kombinasi laksa Peranakan dan lokal di daerah Katong. Pada dasarnya laksa yang dimaksud di sini merupakan dari golongan curry laksa yang biasanya terbuat dari sup berbahan dasar santan dan dipadukan dengan berbagai bumbu tradisional lainnya. Rasanya pedas, tapi bagi yang suka pedas biasanya masih bisa ditambah sambal lagi. Laksa banyak dijual di hawker centre ataupun yang kami pernah coba juga di Killiney Kopitiam.

3. Roti Prata

Makanan yang berasal dari India ini menjadi penyelamat di setiap waktu. Roti prata cocok dimakan kapanpun baik itu sebagai menu sarapan ataupun malam-malam saat lapar karena biasanya kedai-kedai yang menyajikan makanan India sederhana seperti ini buka 24 jam non stop. Roti prata sebenarnya sangat sederhana, terbuat dari tepung yang diolesi banyak minyak (ghee). Yang membedakan biasanya teksturnya. Kami suka roti prata yang crispy di luar namun masih bisa ditarik seperti karet saat disobek. Roti prata biasanya dipadukan dengan kuah kari (mutton curry, chicken curry, dll), tapi bisa juga dikombinasikan dengan yang isian manis seperti coklat, pisang, gula, dll.

4. Bakut Teh

Bakut sendiri dalam dialek bahasa Cina yang artinya tulang iga alias ribs. Dalam konteks bakut ini yang dimaksud adalah tulang iga babi, jadinya tergolong makanan non-halal. Ada 2 jenis bakut teh yang terkenal, yang satu ala Malaysia, satu lagi ala Teochew. Di Singapore sendiri lebih banyak yang ala Teochew, yaitu yang kuahnya bening dan mengandung banyak sekali lada. Saking banyaknya lada kami sampai tersedak saat menghirup kuahnya. Bakut Teh yang kami suka adalah Song Fa Bak Kut Teh yang sebenarnya sudah buka cabang di Jakarta. Tapi boleh lah kalau ke Singapore mampir ke tempat aslinya.

5. Kway Teow

Mungkin bukan makanan aneh karena di Indonesia juga banyak kwetiau. Tapi memang Kway Teow ini bisa dibilang makanan yang lumayan khas di Singapore mirip sekali nasi goreng di Indonesia lah. Kway Teow di Singapore banyak yang dicampur dengan seafood seperti kerang kecil. Kombinasinya sih hampir sama, pakai toge, telur, daun bawang, udang dan biasanya warnanya cukup gelap (banyak kecap manisnya).

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.